Hujan Petir Menebar Teror

10 Mei 2011 at 11:07 pm 10 komentar

Hujan lebat – Tidak tahu mengapa beberapa hari belakangan ini di sini (Bangka) sering terjadi hujan lebat yang disertai petir. Hujan lebat disertai petir ini biasanya terjadi di siang dan sore hari.

Siang hari yang begitu panas dengan cepat berganti seiring dengan datangnya sekumpulan awan cumulus yang berwarna hitam pekat. Tak lama setelah awan tersebut datang hujan lebat yang desertai petirpun terjadi.

Gemuruh suara petir yang sambar-menyambar cukup membuat jantung ini berdegup kencang. Dalam hitungan detik kilat silih berganti menyambar menebar teror bagi mahkluk bumi yang berada dibawahnya. Kilat yang berwarna merah menyala dibarengi kerasnya suara gemuruh membuat suasana semakin mencekam persis seperti perang udara dengan tanah ini sebagai sasaran tembak.

Intensitas hujan yang disertai petir pada tahun ini terbilang luar biasa karena terjadi hampir setiap hari.Untungnya biasanya hujan lebat tersebut berlangsung tidak sampai hitungan jam.

Walaupun tidak berlansung lama tetapi banyak dampak yang ditimbulkannya. Disana sini terjadi banjir. Antenna televisi & radio komunikasi banyak terkena sambaran petir yang menyebabkan rusaknya perangkat elektronik tersebut.

Jika menilik rule siklus musim tahunan pada bulan Mei ini seharusnya sudah memasuki musim kemarau. Tapi pada kenyataannya hujan masih saja sering terjadi.

Fenomena ini mungkin dampak nyata dari pemanasan global. Sudah saatnya kita harus mulai bersahabat dengan lingkungan (alam) karena masa depan kita & anak cucu kita ditangan kita.  Go green …. 🙂

(ipg)

Entry filed under: Oase. Tags: , , .

Yogyakarta Wilayah Pertama NKRI Sepenggal Kalimat Nyleneh di Bak Truk

10 Komentar Add your own

  • 1. niQue  |  10 Mei 2011 pukul 11:17 pm

    itu foto pas petir dan hujan datang di Bangka????

    serem juga kalo spt di gambar ya??

    Balas
    • 2. masipoeng  |  10 Mei 2011 pukul 11:35 pm

      itu gbr ilustrasi hujan petir di kota New York, hujan petir di bangka kurang lebih seperti itulah mungkin karena disini kandungan logam (timah) ditanah kan bnyk, mungkin…

      Balas
  • 3. dmilano  |  11 Mei 2011 pukul 12:03 pm

    Saleum,
    kalau diaceh sekarang gi musim hujan badai gan, sasarannya atap rumah🙂
    saleum dmilano

    Balas
    • 4. masipoeng  |  11 Mei 2011 pukul 2:47 pm

      Salam kenal gan, mungkin ni musim pancaroba gan, dimana2 hujan badai
      tingkatkan kewaspadaan… 🙂

      Balas
  • 5. Mabruri Sirampog  |  13 Mei 2011 pukul 9:23 am

    sama mas..
    di tempat saya juga mash sering hujan dan petirnya kadang membuat takut…

    salaam

    Balas
    • 6. masipoeng  |  16 Mei 2011 pukul 10:48 am

      berarti hujan petir hampir merata di tiap wilayah mas,..

      Balas
  • 7. jarwadi  |  16 Mei 2011 pukul 8:04 am

    di gunungkidul sampai bulan ini masih terjadi hujan lebat dan petir menyambar nyambar, malam hari juga sering, celakanya kalau bikin listrik padam, ngeriiii

    Balas
  • 8. masipoeng  |  16 Mei 2011 pukul 10:52 am

    tp sisi positfnya droping air untuk daerah kering tahun ini berkurang kang.. 🙂

    Balas
  • 9. salmah  |  31 Maret 2014 pukul 9:10 am

    kenapa ya ditaun ini sering termadi hujan dan petir,,,

    Balas
    • 10. masipoeng  |  31 Maret 2014 pukul 2:27 pm

      dunia makin tua, perubahan iklim ekstrim makin sering terjadi😦

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip

Pos-pos Terbaru

Statistik pengunjung

  • 48,375 hits

Mengenai anda

IP

tweet terbaru


%d blogger menyukai ini: