Sastra Jawa Kini Tidak Lagi Ndeso

20 April 2011 at 11:03 pm Tinggalkan komentar

Sastra Jawa – diprediksi akan terus berkembang, meski banyak pihak yang pesimistis warisan budaya tersebut akan tergerus zaman. Pakar sastra Jawa, Sri Widati menegaskan, sastra Jawa justru akan terus berkembang seiring dinamika sosial politik nasional. Menurut dia, prediksi sastra Jawa mati di tahun 2010 ternyata tak terjadi.

“Justru sekarang terlihat berkembang. Dari TK SD ada pelajaran sastra Jawa, banyak pula lomba menulis cerita dalam bahasa Jawa,” ujarnya usai menerima penghargaan Hadian Sastra di UGM hari ini.

Ia menjelaskan, penerapan otonomi daerah justru semakin mendukung perkembangan sastra Jawa. Hal lain yang perlu dilakukan, kata dia, adalah dengan megembangkan sastra Jawa melalui peta kebudayaan daerah serta menyediakan wahana bagi pemuda untuk berekspresi dengan sastra Jawa.

“Sastra Jawa tak lagi ndeso karena banyak digarap anak muda. Perlu inovasi misalnya membuat novel dalam bahasa Jawa sesuai perkembangan zaman,” katanya.

Sri Widati adalah senior pakar sastra Jawa di Jogja. Selain sempat menjadi dosen ISI Jogja, ia juga aktif menulis sastra Jawa. Salah satu karyanya adalah ensiklopedia sastra Jawa.

(Harian Jogja)

Entry filed under: Edukasi, Seni Budaya. Tags: , , .

Sisi-Sisi Lain Daerah Bangka (dalam gambar) Kartini Dulu, Hari Ini Dan Akan Datang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip

Pos-pos Terbaru

Statistik pengunjung

  • 48,375 hits

Mengenai anda

IP

tweet terbaru


%d blogger menyukai ini: