Petani Maroko Magang di Gunungkidul

9 April 2011 at 12:52 am Tinggalkan komentar

WONOSARI – Sebanyak 5 petani yang berasal dari Maroko Afrika dan dari Kementerian Pertanian setempat mengadakan magang belajar bercocok tanam di Kabupaten Gunungkidul. Para petani tersebut akan berada di Gunungkidul hingga 27 Mei 2011 dan menempat di Desa Bleberan dan Desa Playen Kecamatan Playen.

Deputi Dierektur Kerjasama Teknis Kementerian Luar Negeri yang juga pimpinan rombongan Daryanto Harsono mengatakan bahwa para petani dari Maroko yang melaksanakan magang di Indonesia khususnya di Gunungkidul tujuannya untuk meningkatkan kemampuan penggunaan teknologi pertanian, dan peningkatan teknis metode bercocok tanam di lahan kering serta agar bisa menganalisa masalah-masalah yang timbul di sektor pertanian.

Dikatakan oleh Daryanto bahwa antara Maroko dan Indonesia terutama dengan Gunungkidul hampir mirip, karena merupakan daerah tropis dengan kondisi tanah tandus, sehingga para petani dari Maroko Afrika ini ingin belajar cara bercocok tanam di lahan kering baik padi, palawija dan hortikultura termasuk pengolahan hasil pertanian.

Lima petani termasuk penyuluh dari Kementerian Pertanian Maroko akan belajar cara bercocok tanam padi dan palawija terutama jagung dan ubikayu di P4S Putri 21 Suti Rahayu Playen dan di Kelompok P4S Amulat Sumari, Bleberan Playen, Selain itu akan belajar budidaya palawija di Klomtan Pulutan dan padi lahan kering di Tanjungsari dan Semin.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dari pemerintah pusat terutama dari Kementerian Luar Negeri karena sebagai daerah untuk magang para petani dari luar daerah,” kata Bupati Badingah.

Kami berharap para petani akan bisa menyerap ketrampilan dan pengetahuan tentang bercocok tanam dan mengolah hasil petanian sehingga nantinya bisa dikembangkan di Negara aslnya. Selain itu kepada kelompok yang akan ditempati para petani yang magang, diharapkan mampu menularkan pengetahuannya kepada mereka, dan mampu melindungi para petani.

(KRjogja.com)

Entry filed under: Informasi. Tags: , , .

Keindahan Tersembunyi Jejak Purba Bengawan Solo Krisis Air Bersih Masih Mengintai di Gunungkidul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip

Pos-pos Terbaru

Statistik pengunjung

  • 48,375 hits

Mengenai anda

IP

tweet terbaru


%d blogger menyukai ini: