Sego Kucing Dengan Segala Keunikannya

26 Maret 2011 at 10:33 pm 2 komentar

Sego Kucing – Kata itu bukanlah arti sebenarnya karena yang dinamakan sego kucing adalah sebungkus kecil nasi lengkap dengan lauk yang biasanya berupa mie dan sambal goreng teri. Kalaupun pembeli kurang berselera dengan lauk bawa’annya bisa memilih lauk lainnya seperti ceker & kepala ayam, endog gemak, tahu tempe dan lain-lainnya yang biasanya tersedia di warung yang menjual sego kucing tersebut.

Bicara soal sego kucing tidak lepas dari warung angkringan karena disinilah sego kucing menjadi menu utama warung tersebut. Sego kucing bisa di bilang unik, selain menunya yang merakyat setahu penulis sego kucing hanya tersedia di warung angkringan dan tidak ditemukan di warung-warung makan yang lain. Dibungkus dengan daun pisang  tertata rapi di atas meja gerobak angkringan, sego kucing siap di nikmati oleh para pembeli. Satu bungkus sego kucing biasanya dijual Rp. 2.000 s/d  3.000, cukup murah memang.

Di kota Jogja, sego kucing sangat populer di kalangan pelajar dan mahasiswa karena harganya yang murah meriah sesuai dengan kantong mereka. Tidaklah sulit menemukan sego kucing di Jogja, disetiap sudut kota tersebar warung angkringan yang menyediakan menu sego kucing.

Sego kucing identik dengan makanan orang kecil, tapi jangan salah di kota-kota besar yang notabene tempatnya orang-orang berada sego kucing banyak digemari. Para pengemarnya beragam profesi dari pekerja/ buruh, pelajar, mahasiswa sampai orang kantoran.

Menikmati sego kucing ditemani segelas wedhang jahe hangat sungguh terasa nikmat. Mungkin karena rasanya yang khas ditambah suasana warung angkringan yang hangat dan akrab membuat cita rasa sego kucing menjadi begitu istimewa

Beberapa hari yang lalu saya iseng-iseng mencoba mencari sego kucing di daerah Sungailiat Bangka dan ternyata saya menemukannya walaupun harganya terbilang cukup mahal. Sebungkus sego kucing dengan lauk seadanya dihargai Rp. 5.000,  lumayan sebagai pengobat rindu.

(Ipg)

Entry filed under: Oase. Tags: , .

Sego Abang Lombok Ijo Jirak Gunungkidul Seni Tradisi Reog Dhodhog Gunungkidul

2 Komentar Add your own

  • 1. jarwadi  |  28 Maret 2011 pukul 7:47 am

    Sego Kucing yang sering saya nikmati di angkringan angkringan, dan di wedangan poci lek beder, sekarang telah dijadikan icon jogja

    Ada nasi kucing raksasa di Nol KM yogyakarta🙂

    Balas
    • 2. masipoeng  |  28 Maret 2011 pukul 4:32 pm

      Pernah jg di lek beder tp dulu seringnya di kidoel pasar wonosari, angkringane lek tumiran skrng ga tau masih buka ga..

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip

Pos-pos Terbaru

Statistik pengunjung

  • 48,375 hits

Mengenai anda

IP

tweet terbaru


%d blogger menyukai ini: