Mahasiswa Asal Nglipar Temukan Vaksi Flu Burung

10 Maret 2011 at 4:04 pm Tinggalkan komentar

Gunungkidul – patut berbangga, karena salah satu warganya berprestasi sebagai penemu vaksin flu burung. Adalah Artina Prastiwi (22), mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang menemukan vaksin penghambat virus “Avian influenza” (H5N1).

Vaksin yang ditemukan mahasiswi asal Nglipar, Gunungkidul ini merupakan ekstrak dari buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) yang banyak terdapat di berbagai wilayah di DIY.

Selama ini vaksin flu burung semuanya berbahan kimia. Selain mahal juga berdampak buruk pada unggas yang divaksin, sehingga ia berupaya menciptakan temuan vaksin dari bahan herbal, ekstrak buah Mahkota Dewa mengandung senyawa saponin yang berfungsi untuk menghambat perkembangan virus flu burung. “Dalam dosis yang tepat senyawa ini mampu menghambat perkembangan virus Avian Influenza (AI) virus hingga 87 persen, melalui beberapakali penelitian, akhirnya saya temukan dosis yang tepat untuk menghambat virus tersebut secara efektif dalam diri unggas ” ungkapnya.

Tujuan dari vaksinasi adalah untuk mengurangi kesempatan terjadinya infeksi yang bersamaan antara influenza manusia dan flu burung.  Infeksi ganda yang bersamaan tersebut akan memberikan kesempatan pada virus manusia dan virus dari flu burung untuk pertukaran gen atau mutasi, yang kemungkinan akan menghasilkan jenis influenza baru yang mana akan mudah menyebar sebagaimana influenza manusia namun akan mematikan sebagaimana flu burung. Kadar saponin yang dibutuhkan untuk menghambat perkembangan virus tersebut adalah 10 miugram/mililiter (ml). Vaksin yang digunakan untuk disuntikkan ke unggas sendiri hanya 0,2 ml.

Berkat penemuannya, Artina meraih dua predikat sebagai juara satu lomba penelitian dan karya penelitian terbaik sekaligus dalam lomba penelitian yang dilakukan Masyarakat Ilmuwan dan Tehnologi Indonesia (MIPI) di Bogor, akhir Januari 2011 lalu. Hasil penelitian ini juga akan dipresentasikan dalam seminar internasional yang digelar Amstecs di Jepang pada 19-20 Maret 2011.  (Med-C)

Iklan

Entry filed under: Edukasi, Informasi. Tags: , .

Enam Tempat Wisata Menarik di Yogyakarta Bakmi Jawa Masakan Kampung Pengobat Rindu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Arsip

Tulisan Terakhir

Statistik pengunjung

  • 52,557 hits

Mengenai anda

IP

tweet terbaru

  • RT @infoBMKG: #Gempa Mag:7.3 SR, 15-Dec-17 23:47:57 WIB, Lok:8.03 LS,108.04 BT (43 km BaratDaya KAB-TASIKMALAYA-JABAR), Kedlmn:105 Km #BMKGsekitar 6 months ago
  • RT @InfoHumasBMKG: Peringatan Dini Tsunami di JABAR,DIY,JATENG, Gempa Mag:7.3SR, 15-Dec-17 23:47:57WIB, Lok:8.03LS,108.04BT,Kdlmn:105Km::BM…sekitar 6 months ago
  • RT @infoBMKG: #Gempa Mag:7.3 SR, 15/12/2017 23:47:57 (Pusat gempa di laut 74 km barat daya Kawalu), Kedlmn:105 Km Dirasakan (MMI) II-III Ja…sekitar 6 months ago

%d blogger menyukai ini: